Game Among Us Sudah Tembus Angka 3 Juta Pemain

Siapa akan menduga game Among Us yang telah berumur dua tahun ini bisa booming seperti sekarang ini.

Kecuali unsur dibeber oleh beberapa steamer game ternama di Twitch serta pandemi Covid-19, Among Us langsung jadi game paling populer di dunia. Faktanya, game bikinan InnerSloth itu barusan tembus angka 3 juta bertambah pemain aktif dalam tempo bertepatan.

Di awal bulan ini, Among Us cuman capai 1,5 juta pemain bertepatan sesudah beberapa minggu jadi perbincangan beberapa orang. Telah ada 3,8 juta pemain yang bermain Among Us dengan cara bertepatan di semua basis pada akhir minggu kemarin.

Info, jumlah player yang main bertepatan ini cuman merujuk pada banyaknya orang yang bermain game Among Us di saat yang serupa.

Pencapaian Luar Biasa

Selanjutnya, perolehan ini cukup fenomenal untuk satu game dengan kualitas grafis yang biasa saja. Walau raih 3,8 juta, angka itu terhitung kecil dibanding dengan hampir 60 juta player yang memainkannya tiap hari selama akhir minggu ini.

Gilanya lagi ialah jumlah unduhan game garapan InnerSloth ini. Sampai sekarang, Among Us telah didownload dekati 100 juta kali.

Game Paling Populer 2020

Pandemi Covid-19 membuat beberapa orang harus tinggal di dalam rumah. Game online juga selingan yang harus buat banyak pemakai handphone.

Bicara masalah game, baru saja ini Sensor Tower menguraikan game terbanyak didownload oleh pemakai handphone di penjuru dunia, per kuartal 3 2020. Ternyata, game Among Us garapan InnerSloth merajai daftar game yang terbanyak didownload di kuartal ke-3 (Q2) 2020.

Game Among Us terbanyak didownload di ke-2 basis yaitu App Store serta Google Play.

“Among Us benar-benar sukses, capai nomor 1 antara banyak game yang didownload pada kuartal 3 2020 dengan jumlah instalasi 13 kali lipat semakin banyak dibanding kuartal yang serupa tahun awalnya,” kata Sensor Tower dalam laporannya.

Game yang lain paling banyak didownload di dua basis ialah Scribble Pembalap, Talking Tom Friends, Subway Surfers, Garena Free Fire, Cube Surfer. Stack Colors, Tie Dye, Ludo King, serta PUBG Mobile di posisi ke-10.

Disamping itu, Among Us dikeluarkan pada Juni 2018. Sekarang menurut pengembangnya, game itu telah didownload lebih dari 100 juta kali. Laporan yang juga sama menyebutkan, ada lebih dari 60 juta pemain yang mainkan Among Us setiap harinya.

Walau sebenarnya saat pertama-tama dikeluarkan, cuman seputar 30 pemakai yang mainkan game Among Us. Itu juga cuman di saat spesifik.

Jadi Populer Saat Pandemi

Disebut, Among Us adalah game kecil yang ditingkatkan dengan cara mandiri, serta diramalkan akan dibiarkan bila eranya sudah selesai.

Tetapi sebab beberapa unsur, termasuk juga keringanannya dan waktu pandemi yang memaksakan orang tinggal di dalam rumah, game ini menjadi demikian terkenal. Beberapa pemain juga bisa berhubungan dengan rekan-rekan mereka lewat game Among Us.

Karena sangat populernya waktu pandemi, InnerSloth menggagalkan gagasan kedatangan sekuel Among Us. Untuk alternatifnya, pengembang ini janji memberikan tambahan content baru –yang gagasannya ialah sekuel– ke game itu.

Pengembang asal Amerika Serikat inipun yakini jika ketenaran game diawali di luar negara aslinya.

Populer Karena Streamer Di Twitch

“Game ini diketemukan oleh seorang di Korea. Seterusnya komune game di Meksiko serta Brasil turut bermain. Beberapa streamer punya pengaruh di basis Twitch lantas mendapatkan (Among Us) serta menyiarkannya ke pangkal fans mereka pada Juli lantas,” kata desainer game Among Us Marcus Bromader.

Seterusnya di bulan Agustus, lebih dari 100.000 orang mulai mainkan game ini setiap jamnya. Sebagian besar pemain ialah pemakai Android, tetapi jumlah pemakai di iOS serta PC juga naik di bulan ini.

Penting dipahami, semenjak April lantas, jumlah pemain game di beberapa basis capai rekor paling tinggi sebab orang harus habiskan waktu di dalam rumah.

Ke media Kotaku, Bromander mengaku, team InnerSloth benar-benar jelek dalam soal marketing. Kemungkinan itu penyebabnya pemakai belum lihat iklan TV atau upload bersponsor di sosial media atau iklan pra-roll pada game. Tetapi, pandemi membuat game ini tidak perlu iklan untuk marketingnya.